Pov : AZKA Perlahan Abah membantuku turun dari mobil. Kembali ke rumah ini. Rumah yang penuh dengan kenangan. Meski hampir semua kenangan yang menyesakkan. Namun aku harus berusaha mengikhlaskan semuanya. Bukan hanya demiku, tapi demi orang-orang yang kucinta. Rania salah satunya. Dia tak ingin melihatku terus tenggelam dalam luka berkepanjangan. Hanya karena sebuah ketidakadilan. Terdengar suara Mas Gaza dari dalam. Sepertinya dia masih menginterogasi orang yang sengaja menabrakku beberapa hari yang lalu. "Siapa bosmu?" suara itu begitu tegas, tapi tak ada jawaban yang terdengar. "Siapa yang menyuruhmu meneror keluargaku, hah?!" Lagi-lagi suara Mas Gaza semakin meninggi. Aku dan Abah masuk rumah setelah mengucap salam. Kulihat lelaki itu, salah satu lelaki yang ada dalam vid

