Ayu, Jadilah Wanitaku

1119 Words

“Bude … aku ingin melamar Ayu,” ucapnya lirih, namun tegas, membuat udara di sekeliling mereka seketika hening. Bude Sri duduk dengan tubuh kaku, jemarinya saling meremas di pangkuan. Wajahnya pucat, matanya bergetar saat menatap Ayah Raka yang begitu serius menyampaikan maksudnya. Suasana rumah Dewi mendadak ramai. Begitu Raka menyampaikan maksudnya, kabar lamaran untuk Ayu cepat menyebar di antara para pelayan. Mereka yang selama ini dekat dengan Ayu, bersorak kecil penuh kegembiraan. Riuh rendah itu sampai terdengar ke ruang tengah. Bude Sri merasakan suasana makin canggung. Ia tahu, pembicaraan ini terlalu besar untuk dilakukan di ruang tamu rumah majikan, apalagi Dewi dan keluarganya bisa merasa terganggu. Dengan suara lembut, ia berkata: “Pak, Bu … mungkin lebih baik kita lanjutk

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD