Ciuman Raka

1187 Words

Ayu masih terperanjat mendengar kalimat itu, matanya makin membesar ketika Jonathan menahan pergelangan tangannya. Suasana butik mendadak membeku. “Jadilah wanitaku,” ucap Jonathan kedua kalinya Jonathan, sorot matanya menusuk. “Aku akan menjamin hidupmu akan nyaman.” Ayu menahan napas, hatinya serasa berhenti berdetak, ia menatap Jonathan dengan pandangan tak percaya, lalu tertawa hambar penuh getir. “Apa Anda sedang mabuk? Baru kemarin saya mengukur baju pengantin Anda. Anda tidak lupa, bukan?” Ayu berusaha menarik tangannya, namun cengkeraman Jonathan justru semakin kuat. Ayu meronta kecil, wajahnya memerah karena campuran marah dan takut. “Tolong lepaskan tangan saya,” suaranya meninggi, gemetar menahan emosi. “Sebelum saya berteriak.” Keheningan menelan kata-katanya. Untuk sesaa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD