Bab 19. Derel dan Aurora

1222 Words

Jantung Aurora berdetak begitu kencang, tangannya sedikit gemetar, wajahnya berubah pucat, ia berusaha mengalihkan pandangannya agar tak melihatorang yang ada di depannya itu. Ia tak tau kenapa respon tubuhnya sangatlah berlebihan, padahal ia sudah menyiapkan mental jika bertemu ‘Dia’ lagi. “Tuan Darka, anda di sini?” tanya Derel hanya sekedar berbasa-basi. “Iya, Tuan. Kapan anda kembali? Senang bisa melihat anda di sini,” tambah Darka, ia tersenyum tipis memperhatikan Derel masih sama saat terakhir kali mereka bertemu. “Ini …” Derel menatap ke arah Aurora yang menunduk. Terlihat jelas sekali wajah pucat Aurora. “Ouh, ini istri saya. Aurora,” kata Darka memperkenalkan Aurora ke Derel. Wanita yang ada di samping Darka menarik perhatiannya dari awal, tujuan ia menyapa Darka juga ka

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD