“Aku nggak nyerang Darka,” kata Nadine membela diri, ia tak merasa menyarang Darka. Tama menatap anaknya dengan tatapan kesal sekaligus marah. “Nggak nyerang kamu bilang, ini kenapa?” Tama meletakkan ipad dengan kasar agar Nadine melihat karena ulahnya mereka hampir ketahuan. “Targetku malam tadi Aurora istri Darka bukan Darka,” kata Nadine masih kekeuh mengatakan bahwa dirinya tak ingin mencelakai Darka. “Apapun itu Nadine, intinya kamu sudah buat Kakek Adam marah. Kamu tau si tua bangka itu melakukan apa?” tanya Tama, ia mencoba menahan emosi agar tak meledak di hadapan anaknya. Sungguh ia kesal sekarang. “Aku nggak tau salah satu dari mereka akan ketangkap, Pa.” Nadine juga tak menyangka pengawal Adam menangkap mereka dengan mudah, padahal Nadine telah menurunkan personil terbaik

