Sementara itu Anita memeluk ibunya sambil menangis pilu. Dia menangisi pengorbanan Herman. "Ibuuuuuu... tak kusangka bila Herman mengorbankan dirinya demi kebebasanku. Aku tak sampai hati menyaksikannya." "Dia seorang pemuda yang berhati mulia anakku. Ibu percaya jika cintanya kepadamu tulus dan suci." Sahut ibu Anita dengan nada suara sedih. Lisa yang turut menyaksikan kejadian itu hanya dengan nada suara sedih. Lisa yang turut menyaksikan kejadian itu hanya bisa menangis. Anita dibimbing oleh ibunya keluar dari ruang sidang. Langkah kakinya demikian lesu dan lemas ketika meninggalkan tempat itu. *** Udara sejuk yang sedikit lembab masuk ke penjara. Matahan yang baru saja muncul diufuk timur sedikit memberi kehangatan. Seorang pemu-duduk termenung di balik jeruji besi.

