Cuaca malam yang mendung ada seorang wanita muda yang sedang hamil 4 bulan mondar mandir di Mall sendiri. ia adalah Alexi kekasih Niko. perempuan itu setiap hari nya pasti selalu belanja belanja dan belanja.
malam ini ia sedang memilih pakaian tidur di salah toko luar ternama yang berawalan G. sudah hampir 30 menitan ia meminta para pelayana untuk mengambil dan melayani nya untuk memilih pakaian dan akhirnya dapatlah 5 pasang baju tidur yang harga nya tak main main.
"ini saja nyoonya?" tanya pelayan itu.
"iya, bwa semua nya ke kasir aku mau bayar" perintah Alexi angkuh.
walaupun pelayan toko tersebut sedikit kesal dengan sikap Alexi namun ia harus profesional dengan kerja nya. dan dibawakan nya lah pakaian Alexi tersebut ke kasir
Sesaat Alexi ingin membayar ternyata kartu yang di biasa ia gunakan tak bisa digunakan.
"maaf nyonya kartu nya tak bisa di pakai sepertinya..." ucap kasir tersebut
"apa !! coba sekali lagi" perintah Alexi
dan kasir tersebut mencoba lagi kartu yang di beri Alexi namun sudah hampir 5 kali di gesek nya kartu itu tetap sama saja kartu itu tak bisa di gunakan.
"Maaf nyonya tetap tak bisa"
"Apa apaan ini, tunggu sebentar aku akan menelpon kekaih ku" ucap Alexi
"ya elah di bayar in kekasih aja sombong nya minta ampun dasar !!" ucap salah satu karyawan toko baju itu yang dari tadi sudah kesal dengan sikap Alexi
"sabar ri, namanya aja simpanan om om hahahah" tawa mereka pun menggelegar dan hampir saja terdengar oleh Alexi.
sedangkan Alexi wanita itu tersu menghubungi Niko namun Niko tak kunjung mengangkat telpon nya, karena ia sudah kesal di telpon nya lah sang asisten Yoga. karena Yoga pasti ada di samping Niko.
Lama telpon nya berdering sampai ketika.
"Halo YOGA " panggil Alexi sedikit canggung karena ia tau Yoga sangat tak suka dengan nya.
"ada apa " jawab Yoga dengan nada tak suka
"Niko mana?"
"mana gue tau"
"lo kan Asisten nya"
"lo nggak lihat ini jam berapa? kantor udahh tutup jadi buat apa gue ada disamping dia"
"masih jam 9 ini"
"gue nggak tau gue tutup !!"
"eits tunggu jangan"
"APA !! cepat omong"
"ATM gue di blokir deh sama Niko, dia gue telpon nggak diangkat"
"ya mangkanya jangan belanja mulu emang uang Niko cuman buat lo aja apa !!"
"tapi gue lagi beli baju gimana dong gue bayar"
"ya lo pikir aja sendiri janga tanya gue !!"
"yaudah lo kasih tau gue Niko dimana !! apa jangan jangan dia kerumah istri nya lagi !!"
"yaelah dia mah sah sah aja keruamh istrinya barang tu emang SAH yang salah tu dia ketemu lo !!"
"kok lo gitu sih"
"sadar dong"
"lo berani ya sama gue"
"lo pikir gue takut sama lo!! lo mau rahasia lo gue bongkar ke Niko"
"apa lo bilang !!"
"udah deh gue malas ngomong sama lo !!" Ucap Yoga lalu menutup telpon nya.
Alexi yang kesal membanting handphone nya ke lantai. lalu pergi meninggalkan toko tersebut dan pulang dengan wajah merah nya.
.
.
.
Tasya yang dari tadi berada di ruang inap mama Linda bersama Niko. namun pria itu sedang tidur di dekat mama nya.
tok...tok..tok...
ketukan pintu menyadarkan tasya lalu ia segera menyambut sebelum Niko terganggu tidur nya.
"nyonya ini" Pak bodyguard itu memberikan Tasya 2 paper bag besar
"terimakasih pak , boleh bapak bantu saya buat bawa masuk ini"
"boleh nya"
Pak bodyguard membawa dua paper bag masuk ke dalam dan meletak kannya di atas meja yang di tunjuk oleh Tasya.
"terimakasih pak Bodyguard" ucap Tasya tulus
"sama sama nya saya mohon undur diri"
"iya pak"
Setelah kepergian pak bodygurad Tasya mengambil paperbag yang berisi pakaian ganti nya lalu segera masuk ke dlaam WC dan menggantinya.
setelah mengganti pakaian ia kembali keluar dan menata makanan yang telah di buat oleh Bik Mirna di atas meja.
ia sungguh puas dengan apa yang dibuatkan oleh Bik Mirna.
"Bibik emang paling jago" ucap riang dalam hati
setelah menata makanan Tasya berjalan ke tempat Niko ia berencana membangunkannya dan mengajaknya makan bersama.
"mas..mas.." panggil Tasya dengan menepuk nepuk lengan Niko.
"Hm?" ucap Niko setelah membuka mata nya
"makan dulu yuk"
"aku tak lapar"
"ayoklah, nanti kamu sakit"
"aku nggak lapar Tasya"
"ku mohon" bujuk Tasya dengan mata nya yang berbinar binar
"baiklah" Niko berdiri dan di tuntun Tasya ke tempat makan.
Tasya dengan telaten mengambil Nasi dan lauk untuk Niko . lalu memberikannya ke pada Niko.
"dimakan ya"
"bisa kamu suapi?"
"hm?"
"aku sedang tak bertenaga untuk menyuap nasi ke dalam mulutku"
"baiklah" Tasya mengalah ia mengambil piring nasi tersebut dan menyendok an nasi tersebut ke dalam mulut Niko.
suap demi suapan masuk kedalam mulut Niko dengan teratur. pria itu tak berontak bahkan meminta sudah ia begitu nyaman dengan keadaanya sekarang.
"mas?" panggil Tasya dengan tangan nya yang masih sibuk menyuapkan Niko
"Hm"
"apa kamu tak keberatan jika aku merawat mu disini?"
"tidak"
"terimakasih"
"tak perlu berterimaksih"
setelah makanan nya habis Niko hendak kembali ke tempat mama nya namun ditahan oleh Tasya/
"ada apa?" tanya Niko kemudian
"kamu tidur di sini aja ya, kalau disana pinggang kamu nanti sakit. maaf bukan maksud aku untuk menjauhkan kamu dengan mama tapi aku hanya"
"iya aku paham"potong Niko
"tunggu sebentar aku akan membersihkan ini baru kamu bisa tidur"
"kamu tidak makan?"
"aku sudah"
"kapan?"
"tadi sebelum kemari"
"sudah berapa jam yang lalu Tasya" geram Niko
sesaat Niko ingin berucap kembali tiba tiba salah satu bodyguard nya masuk dengan terburu buru.
"ADA APA?"
"maaf tuan , tuan hartanto sudah selesai di operasi dan dokter sedang mencari tuan"
"suruh dia kemari !!" ucap Niko telak
"tapi tuan-
"kenapa !! dia tak mau bertemu dengan ku !! apa hak dia menyuruh nyuruhku"
"dokterny-
Tasya mengerti sifat Niko ,pria itu sangat tidak suka diperintah perintah.
"Mas..." ucap Tasya mencoba menenagkan Niko
"pak bisa tunggu diluar nanti kami kesana"
"maksud kamu!!" Niko tak suka dengan jawaban Tasya
"Mas... aku tau kamu punya uang banyak apalagi kekuasaan .. tapi sekarang kita sedang butuh dokter itu dan kita tak baik jika bersikp seperti ini. bagaimana jika emang pak dokter itu tak bisa kemari kita harus ikuti prosedur nya mas "ucap Tasya penuh kelemutan agar pria nya ini mengerti dan tak marah marah lagi
"Baiklah ayok kesana" ucap nya lalu menarik Tasya bersama.
ketika mereka keluar para bodyguard langsung tunduk.
"beri tahu aku dimana tempat dokter itu !!" ucap Niko
"mari tuan" ucap salah satu bodyguard dan membawa mereka berdua ketempat dokter yang di maksud.
setelah mereka sampai ke ruang dokter itu , di papan nama depan ruangan dokter itu tertulis Dokter orang dalam 'Rega dwi tama'
Tasya pun mengerti kenapa dokter ini berani berani nya meminta Niko untuk datang dan bukan dia.
mereka pun masuk kedalam bersama dan disana sudah ada Rega yang sedang fokus dengan komputer di depannya.
"silahkan duduk" ucap Rega ramah
"gimana papaku ?" tanya Niko langsung to the point
"Operasi pak Hartanto berjalan lancar. dan kita hanya perlu menunggu hasil nya nanti ketika pak Hartanto sudah sadar. beliau sekarang berada di ruang ICU untuk pemulihan total pasca operasi"
"syukurlah" ucap Tasya
"lalu?" tanya Niko lagi
"apakah beliau pernah di operasi sebelumnya?" tanya Rega
"setauku papa tidak pernah dioperasi, kenapa?"
"tadi aku periksa tubuh beliau sepertinya beliau pernah menjalani operasi transplantasi ginjal"
"ha? aku tak pernah tau itu. terus kenapa"
"ginjal yang ia dapat saat ini sepertinya sedang dalam keadaan tidak baik"
"carikan ginjal lain yang bagus untuk papaku"
"tidak semudah itu tuan Niko . dan lagian tuan Hartanto sedang dalam keadaan kurang baik"
"terus apa yan harus gue lakukan?"
"kita akan sellau mantau keadaan beliau jika emang tidak di mungkinkan kami akan melakukan operasi lagi"
"lakukan yang terbaik untuk papaku"
"pasti"
"Hanya ini yang bisa saya sampaikan sekarang tuan Niko, jika ada lagi saya akan memberitahu anda" ucap Rega
"Hm" Niko pun langsung pergi dan meninggalkan Tasya sendiri di ruangan
"terimakasih dokter Rega, maaf jika Niko bersikap seperti itu" ucap Tasya tulus
"sama sama Tasya, nggak papa kok"
Niko kembali masuk dan menarik Tasya untuk keluar bersama nya.
"aww... mas pelan pelan" ucap Tasya yang tangan nya terus ditarik oleh Niko
"aku ngantuk tasya"
"iya kan bisa pelan pelan"
"ahh kamu lambat" Niko menarik tubuh Tasya lalu menggendong nya ala bridal style.
>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>
Bersambung
terimaksih sudah membaca maaf jika masih banyak tulisan tulisan yang salah
dan terimakasih sudah membaca jangan bosan bosan ya.
ayooo lanjut ke chapter selanjutnya karena Author akan selalu update tiap hari nya dan jjika mood akan update 2x sehari hehehe :)
salam dari dunia halu By Pearl