setelah Niko pergi tinggallah tasya sendiri dirumah ia sungguh bingung apa yang perlu ia lakukan di rumah sebesar ini dan semua pekerjaan disini pun sudah ada yang handle tidak ada lagi yang tersisisa untuknya.
ia pun memilih untuk kebelakang rumah barangkali aja dia ketemu tempat untuk ia kabur heheh.. kekehnya dalah hati
baru beberapa langkah ia udah dipanggil aja sama bi mirna.
" Nona mau kemana?"
" aku mau kebelakang buk"
" mau bibik temani? "
" hm tidak perlu bik "
" tapi tuan ..
"ohh yaudah gak papa bik , bibik boleh temani"
" maaf ya nona "
"tak apa bik, bibik jangan inta maaf yaa"
mereka berdua langsung menuju kebelakang rumah, tempat yang tak disangka ternyata indah sekali terdapat banyak bunga warna warni dan ada bangku di pojok taman.
" tuan yang mendesain taman ini sendiri nona " ucap bibi sembari melihat kearah taman
" wahh , tak disangka " gumam tasya
" nona" panggil bu mirna
" iya bik "
" bibik tidak tau kenapa tuan tiba tiba ingin menikahi nona tapi bibik yakin nona pilihan terbaik yang tuan cari selama ini"
" dia tidak mencari ku bik , kami bertemu saja di tempat yang tidak jelas dan tiba tiba tiba aja ia meminta ku untuk menikah dengan nya, aku menolaknya namun ia malah memaksaku, aku bingung cara bilang ke dia kalau aku tidak ingin menikah dengan nya " jelas tasya ke bik mirna
" pertemuan tidak ada yang tidak jelas nona tentunya di tiap pertemuan ada sangkut pautnya dengan yang maha kuasa, mungkin saja ini takdir untuk kalian berdua.. dan mau bagaimana pun kamu menolaknya jika ia takdirmu gimana? "
ucap Bik Mirna dan menggiring Tasya untuk duduk di bangku taman.
" aku bingung bik "
" untuk sekarang nona jalani saja , kehidupan kan kita tak tau gimana besoknya . hm?"
"iya bik, lagi dicoba"
" jika nona tidak kuat nona bisa bilang sama bibik , nanti kita cari jalan keluarnya bersama sama" ucap bibi sambil mengelus lembut tangan tasya
:sudah jam segini bibik ke dapur dulu mau siapin makan untuk nanti malam " lanjut bibik lalu ingin meninggalkan nonanya itu sendiri namun baru berapa langkah ia berjalan namanya sudah dipanggil oleh orang lain , bukan Tasya yang memanggilnya namun wanita paruh baya yang sedang berdiri di dekat pintu belakang yang sedang menatap kearah Tasya dan Bik mirna.
" siapa dia bik ? " tanya wanita paruh baya itu
Bi mirna dan tasya yang sama sama terkejut hanya melihat satu sama lain meminta pertolongan .
"N-nyoya " ucap bibi terbata bata
" siapa dia bik?!! " tanya mama linda lagi minta penjelasan
" perkenalkan nyoya saya ana--
belum selesai Tasya menyelesaikan omongannya sudah ada Niko yang baru datang dan langsung merangkul tasya tanpa ada basa basi sedikit pun .
" perkenalkan ma ini calon menantu mama " ucapnya tergesa gesa karna habis berlari
" calon menantu?" Ucap mama linda mem Beo dan sedikit terkejut
" iya dia calon istriku " ucap Niko kembali
" Niko !! kamu lupa !! mama kan sudah menjodohkanmu dengan anak teman mama !! KAMU GIMANA SIH !! belum satu jam kita bertemu" Bentak mama Linda yang baru sadar dengan kondisi yang ada
"aku tidak mau dengan pilihan mama , ini pilihan ku aku lebih MENCINTAINYA !! "ucap niko dan langsung membawa pergi tasya dari hadapan mamanya
" mama tunggu kamu dirumah sama papa, kamu jelasin ini semua Niko, jika kamu tidak datang kamu akan tau apa jadinya " teriak mama linda
.
.
.
Dikamar Niko
Niko yang kesal langsung melempar tasya ke Ranjang kasur dengan cukup kasar tasya sedikit meringis karna kuat nya niko ketika menghentaknya.
" maaf " ucapnya pelan dan mencoba untuk duduk di sebelah niko sambil merapikan gaun nya yang sedikit berantakkan
" maaf? " Beo Niko yang tak percaya dengan ucapan Tasya
" iya aku minta maaf gara gara aku kamu dan mama kamu berantem , jika mereka tidak suka dengan aku kit-
" tasya kau dengar ... mau mereka setuju atau tidak kita tetap menikah . dan kau tetap jadi istriku mau gimanapun " ucapnya tegas dan tak terbantahkan
" kamu mau menjadi anak durhaka? "
" aku sudah bosan jadi anak baik, sekali kali jadi durhaka tak apa dong "
"apasih " gumam tasya karena lawakan Niko yang tak tepat waktu
" apa ? "
" tuan tu "
" aku kenapa ?!! "
" ahhh yasudah " ucapnya dan ingin berdiri namun ditahan kembali oleh niko
" mau kemana ? "
" kedapaur"
" mau apa?! "
" ngajak bibik main "
"main sama aku aja lebih seru dari pada sama bibik " ucapnya dengan salah satu matanya yang dikedipkan nya berkali kali
" gak !! tuan bukannya harus siap siap "
" ngapain aku siap siap "
"masa lupa sih , tadi kan mama tuan minta tuan kerumah nya "
" ahhh , kalau itu kamu juga harus siap siap , karna kamu juga harus ikut "
" aku tidak mau ,takut " tolak Tasya
" kau pikir orang tua ku hantu apa "
" bukan gitu , tapi kan tadi mama tuan jelas jelas tidak suka sama aku ... tuan"
" yaa kamu harus bisa buat mama suka dong "
" untuk apa bukannya kalau mama tuan tidak suka berarti kita tidak jadi nikah "
" dalam mimpimu " kesal niko
- ikut aku " ucap Niko dan menarik gadis itu kembali
" awww .... tuan niko sakit... kita mau kemana ? " ringis Tasya sungguh Niko benar benar kasar sudah berapa kali ia menarik tangan Tasya hari ini.
yang membuat tangan gadis itu malah berakhir merah .
niko menarik paksa tasya ke kamar mandi dan mendudukannnya di atas wastafel lalu menciumnya secara paksa dan brutal .
5 Menit
10 Menit
"Tuan nikoooo " pekik tasya setelah Niko melepaskan ciuman brutal itu
" apa!! " kesalnya setelah melepaskan ciumannya
" aku tidak mau " tangisnya perlahan dengan tangannya yang bergetar ketakutan
"aku mohon... jangan lakukan ini ... aku takut " ucapnya dengan tubuhnya yang masih bergetar
Niko kebingungan dengan wajah Tasya yang langsung berubah ketakutan ketika melihatnya sekarang yang malah membuat hatinya juga ikut merasa sakit.
" hei ... kamu kenapa aku tidak akan menyakitimu " usapnya lembut ke kepala tasya mencoba untuk menenanginya yang terus menangis dari tadi tidak berhenti .
" maaf ... aku tidak akan mengulanginya lagi janji ... " ucap niko lagi dan mencoba untuk memeluk perlahan tasya yang awalnya masih ketakutan dengannya
..........................................................................................................................................
To be Continue Guys
alhamdulilllah udah episode 4 semoga kalian suka ya :)
mohon support Like dan Comment nya ya di cerita cerita ku ini
insyallah aku akan update tiap hari namun tidak janji :)
see you soon