Chapter 15

1328 Words

“Sophia, keluar kau!” perintah Felly penuh penekanan, tapi sangat pelan. Dia tidak mau meninggikan suaranya, karena takut anak kecil yang masih menikmati alam mimpinya sambil memeluk boneka terbangun. “Maafkan saya, Nona Watson. Saya diperintahkan oleh Tuan agar selalu menemani Nona Kecil, meskipun dia sedang tidur,” Sophia menolak perintah Felly dengan sopan sambil menundukkan kepala. “Kau!” Felly menuding Sophia sambil matanya berkilat amarah karena perintahnya ditolak. Terdengar jelas oleh Sophia gigi Felly saling beradu karena amarah dan kekesalan yang tidak terlampiaskan. “Maaf, Nona, jika tidak ada yang ingin Anda bicarakan lagi, saya mohon izin untuk melanjutkan pekerjaan. Mumpung Nona Kecil masih tidur, saya akan menata dan menyusun pakaiannya,” ucapnya setelah mengangkat kepala

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD