Dugaan Divya benar, Raga datang mencarinya ke C-licious. Melihat mobil suaminya terparkir di depan toko, ia memilih untuk meminta Permana mengantarkan kembali ke apartemen. Pria itu tanpa protes mengiyakan keinginannya. Di tempat tinggal Permana ini, yang ia lakukan hanyalah duduk melamun memikirkan masa depannya. Tentu saja Divya tidak akan bisa menatap Raga dengan tatapan yang sama. Benci, kesal, marah, semakin besar dan menjadi-jadi. Selama pelarian ini, Divya tidak menghubungi siapa pun orang rumah, tablet yang ditinggalkan Permana masih tergeletak di tempatnya, tidak berpindah seincipun. Sebelumnya ia masih memiliki harapan untuk masa depan keluarga ini. Namun, jika sudah begini, Divya tidak punya harapan lagi, semua sudah berakhir. Ia mengambil tablet yang ditinggalkan oleh Perman

