Chapter 24

1041 Words

*** "Yaya." Setelah sebelumnya hening, panggilan tersebut akhirnya keluar dari mulut Sastra—membuat Tanaya yang duduk dengan tenang di samping kirinya, menoleh spontan. Tidak lagi di sekolah, saat ini Sastra dan Tanaya sudah di perjalanan pulang. Jika biasanya sambil mengemudi, Sastra mengajak sang calon anak sambung, mengobrol, maka siang ini berbeda karena dia justru hanyut dalam pikirannya sendiri. Bukan tanpa alasan, hal tersebut terjadi setelah beberapa waktu lalu Tanaya menolak hadiah barbie yang dia berikan. Bukan asal tak menerima, penolakan dilakukan Tanaya karena diam-diam gadis cilik itu ternyata melihat Asta, bahkan ketika Sastra mengobrol dengan mantan suami Valeria itu, Tanaya tahu. Termakan ucapan Valeria tentang Asta, Tanaya berkata jika dirinya takut diculik dan dijua

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD