Nurnita sari yang sering di panggil nita , merupakan dokter muda yang cantik dan pintar , dia putri bungsu dari pemilik rumah sakit medika .
Nita memiliki 2 kakak perempuan dan semuanya juga berprofesi sebagai dokter , menjadi anak bungsu bukan keinginan nita , dia selalu inggin menjadi yang terbaik di mana pun itu .
Semua kakak-kakak nya nita telah menikah , dan yang meminang mereka pun tak tanggung-tanggung mereka dari kalangan pebisnis unggul semua , fakta itu membuat nita memasang standar pasangannya sangat tinggi .
Hinga di umur nita yang telah menginjak 28 tahun masih belum menikah , bahkan teman-teman tongkrongannya sudah pada menikah kecuali dirinya dan bella.
Nita tak mau menikahi lelaki yang lebih rendah dari sang kakak , dia sudah menarget suaminya kelak harus membuat iri semua orang termasuk kakak dan teman-teman nya .
Dan target nita adalah devanca Miller ceo muda dan tampan , selain tampan devan juga merupakan pewaris tunggal dari keluarga miller keluarga nomer 1 di kota ini , bahkan kekayaan keluarga Miller sudah mencapai ratusan T , tentu saja bila dia menjadi nyonya muda Miller maka dia akan menjadi wanita paling beruntung .
Pagi ini nita sangat bahagia karena telah melawati malam panjang bersama sang pujaan hati , devan bahkan berinisiatif mencumbunya terlebih dulu , yah meski tak membuatnya puas karena devan sedang sakit , dan nita yakin akan bisa menyembuhkan devan .
Meskipun bila nanti devan tak sembuh makan nita akan mencari solusi lain untuk mendapatkan keturunan, yang terpenting sekarang dia harus menjadi nyonya Miller terlebih dulu
Nita masih betah berlama-lama di apartemen deva tepatnya di kamar sang pujaan hati , meski devan telah pergi sedari pagi , bahkan sebelum nita terbangun dan tanpa membangun kan nita pula .
Meski telah di tinggal kan begitu saja nita tak marah sama sekali dia malah mengambil handphone nya dan menghubungi devan untuk bermanja-manja an , hati nita kini sedang berbunga-bunga.
" Sayang kamu dimana " suara manja nita memanggil devan , saat baru saja telfonnya tersambung bahkan suara devan belum terdengar sama sekali
" Aku di kantor " sahut devan dari sebrang telfon
" Kenapa tak membangun kan ku " nita menggeliat di bawah selimut dengan tubuh polos tanpa sehelai benang pun
" Aku ada meeting pagi , aku buru-buru" bohong devan dia tidak ada jadwal hari ini , dia malah sibuk mencari bella
" Sayang lain kali bangunkan aku ya , aku kan bisa buatin kamu sarapan " rayu nita
" Sayang kamarmu sangat nyaman dan dari sini juga dekat rumah sakit , apa boleh aku pindah kesini saja ? " Pinta nita
" Kita belum menikah , dan aku belum terbiasa berbagi tempat tidur " tolak devan
Deg. ,,,,
Hati nita sangat sakit mendengar penolakan devan , bagai mana bisa devan bilang belum terbiasa sedangkan semalam dia lah yang melucuti pakaiannya , dan pagi ini dia malah di tolak kembali , nita pikir setelah 5 tahun menanti devan akan membuka hatinya tapi ternyata masih belum bisa nita memasuki hati seorang devanca ,
" Kita akan segera menikah , dan aku mau kita mulai membiasakan diri kita biar nanti kita takan canggung setelah menikah " nita memaksa dia tak akan mau kalah kali ini
" Jangan memaksa nita bila kamu tak mau pernikahan ini di batalkan " devan langsung memutus sambungan teleponnya
Nita menangis sejadi jadinya hatinya semakin hancur , kebahagiannya tadi hanya sesaat , devan telah mempermainkannya nita merasa di angkat tinggi dan kini di hempasan kembali .
" Kenapa dev kenapa ? Apa kurangnya aku , bahkan aku telah menerima kondisimu tapi tetap saja aku bukan apa-apa di matamu " jerit nita
Nita sudah berusaha sangat keras hingga bisa ada di titik ini sekarang , dia tak akan mau melepas devan yang telah ada di genggamannya bila rencana ini gagal nita pasti akan sangat hancur .
" Yah aku harus membuat devan segera menerima keinginan ku " nita bertekad akan melakukan segala cara untuk mendapatkan seorang devan
Meski hatinya hancur nita tak akan menyerah , penolakan devan sekarang tak ada apa-apa nya di bandingkan perjuangan nita selama 5 tahun ini .
Nita mengambil headphone nya kembali dan menghubungi seseorang yang akan membantu mewujudkan keinginan nya
" Halo sayang " sura lembut di seberang telepon selalu mampu menenangkan nita
" Mama bantu nita " suara nita mulai terisak
" Siapa yang menyakiti mu nak , " suara mama devan mulai khawatir, yah yang di hubungi nita adalah mamanya devan , nita memang sudah memanggil mama pada calon mertua nya itu .
" Devan ma , devan jahat sama nita" nita mengadu pada calon mertuanya
" Apa lagi yang di lakukan anak itu " mama devan mulai geram karena ulah anaknya itu, selalu saja menolak nita , apa sih kurangnya nita , dokter cantik itu teramat sempurna di mata sang mama
" Devan ingin membatalkan pernikahan ini mama" nita kembali terisak
" Nita gak bisa ma , kalau kemarin nita gak akan maksa bila devan menolak nita , tapi. ,,,, Tapi sekarang bagai mana bisa nita tak jadi menikah dengan devan setelah nita tidur dengan devan " nita mengadu
" Apa ?? , Kalian telah tidur bersama ?" Mama devan benar-benar terkejut bagaimana bisa anaknya menjadi sangat b***t setelah meniduri nita dan kini ingin membatalkan pernikahan
" Iya ma , nita bahkan masih di apartemen devan , tapi devan meninggalkan kan nita begitu saja "
" Tenang sayang mama pastikan tak akan ada yang bisa membatalkan pernikahan ini , meskipun devan sendiri , mama jamin tu " mama devan menenangkan nita , kali ini dia akan benar-benar akan memaksa sang anak
" Mama nita masih sangat syok , ijinkan nita menginap di apartemen devan ya ? Nita tak mungkin pulang dengan kondisi kacau begini "
" Tetaplah di sana itu akan menjadi tempat tinggal mu juga "
" Tapi devan tak akan suka ma , dia akan mengusir nita nanti " nita mulai menjalankan rencananya
" Jika devan mengusir mu hubungi mama , dan biarkan devan menjadi urusan mama, sekarang kamu istirahat tenangkan pikiranmu , semua akan baik-baik saja mama janji "
Nita tersenyum puas rencana nya berjalan lancar , bila sang mama mertua sudah bicara devan tak akan bisa menolak lagi
" Tapi nita takut ma , nita takut devan akan membenci nita nanti kalau mama terus memaksa devan "
" Devan taka akan membencimu sayang ,devan pasti mencintaimu bila devan tak punya rasa padamu dia tak akan menyentuh mu "
" Makasih ma , nita mau istirahat dulu ya , kalau devan tak mau nita di sini jangan paksa devan ma , biar nita mengalah saja " nita tersenyum rencananya benar-benar berhasil kali ini
" istirahat lah , jangan pikirin devan semua akan baik-baik saja " mama devan mengakhiri telfonnya.
akhirnya nita mendapatkan keinginannya, memaksa tinggal di apartemen devan , tiada yang tau kenapa nita memaksa bersama devan , karena bila cinta dia tak kan egois
" devan kamu hanya milikku bila bukan aku tak akan ada yang bisa memiliki mu , bilang saja aku egois karna bagiku
apapun yang aku inginkan harus menjadi milik ku tak apa bila harus memaksa "
Catatan Penulis