Keesokan harinya. Al tidak menawarkan untuk mengantarku, aku pun tak meminta tolong padanya. Sampai di kantor, dengan diam-diam Bu Mega memanggilku tanpa diketahui Siti maupun Wati. Aku mendapat kejutan dari beliau yang mengatakan El tiba-tiba mengajukan pengunduran diri tak tertulis. Perasaanku seketika tak enak, apalagi alasan yang El gunakan adalah masalah hati, katanya begitu. Sebelum jam makan siang kantor kami kedatangan tamu. Seorang laki-laki yang tadi pagi kami dibicarakan. Elgar. Dia sama sekali tak memberi raut ceria kepadaku. Aku pun punya kesempatan melihat kondisinya setelah malam naas di antara kami berdua yang lain terjadi lagi. Sepertinya aku dan El memang tak akan punya kenangan manis, hanya punya malam naas untuk dikenang. Aku memperhatikan El, dia tak tampak punya bek

