Lamaran tak terduga

1198 Words

Aku menelan ludah. Setiap manusia punya sisi buruknya. Termasuk juga aku. Mungkin ini sisi buruk yang Al simpan di balik wajah tampan dan ceria serta kalimat-kalimat cerdas dan ajaibnya. Pemarah dan emosional. "Kalau Bapak merestui, kita akan menikah. Aku-tidak-akan-mendaftarkan pernikahan kita ke kantor KUA sampai bayimu lahir. Jelas?!" "Jelas," jawabku sekuat tenaga menjaga suara tetap tenang dan tegas. Padahal jariku dingin dan lututku rasanya gemetar. "Lanjutkan perjalanannya, Pak." Sopir itu hanya mengangguk patuh tanpa kata apa pun. Al menghela napas, setelah mobil kembali melaju. "Ibu dan Ayahku menikah karena dijodohkan. Mereka sampai sekarang tak pernah saling jatuh cinta. Ibuku menikah lagi secara siri karena Ayahku tak mau melepaskan nama Ibuku dari kartu keluarga. Pun ka

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD