(n)

1019 Words

Nohara Rin mengerjap. Memandang sosok rapuh yang begitu dingin, pucat dan kurus di depannya. Tenggelam dalam tabung yang berisikan air hingga sebatas penutup tabung yang rapat. Tidak lupa, selang-selang kecil itu menancap di titik-titik pada bagian tubuhnya yang berlubang. Untuk membawanya tetap ada. Meskipun, tidak ada satu gerakan sedikit pun dan kedua mata itu terpejam erat. "Bagaimana? Masih belum ada hasil?" Rin menoleh dengan alis berkerut. Memandang Addi Julian yang tersenyum kecut menatap sosok yang begitu lemah, tetapi kecantikannya masih terpancar. "Bos kita, Alterio Edzard sudah lama menunggu ini. Bertahun-tahun dia bertahan, dan masih belum ada hasil?" Nohara Rin menggeleng lemah. Walaupun alat-alat di dalam ruang laboratorium bawah tanah ini sangat canggih, kemungkinan besa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD