Lamunan warsiman mulai terbang ke mana-mana, membayangkan kejadian yang baru saja dialami, kejadian di luar Nalar yang tidak bisa dimengerti oleh logika, di mana satu lembar uang berubah menjadi banyak. "Heran kok ada orang hebat seperti itu, kalau aku memiliki uang banyak, Aku tidak akan susah-susah membuka warung. namun Kayaknya aku tidak akan bisa karena pasti membelinya sangat mahal. Tapi apa salahnya aku meminta bantuannya untuk melipatgandakan uangku. Namun apakah dia mau menolongku?" gumam warsiman yang sudah menginginkan hal yang lebih, karena dia sangat yakin dengan kesaktian yang dimiliki oleh Mbah keramat. Suasana di luar pun semakin larut, suara jangkrik terus Bergema menghiasi malam itu, sesekali terdengar suara anjing yang menggonggong dari rumah besar, yang memiliki paga

