Setelah mendapat rok0knya, Heri pun berjalan dengan tergesa-gesa takut ketinggalan oleh Sunan aksara, meski dia belum tahu tujuannya mau ke mana, tapi Heri tidak mau kehilangan jejak orang yang selama ini ia cari, orang yang bisa merubah brosur menjadi uang. Keyakinan Heri semakin bertambah bahwa orang yang sedang berjalan di hadapannya adalah orang pintar, karena Heri sudah dua kali menyaksikan kesaktiannya. pertama ketika dia awal kali bertemu Sunan aksara bisa merubah uang 2000-an menjadi 100.000 dan sekarang beliau mempertontonkan kesaktiannya lagi, dengan cara merubah brosur menjadi uang. Heri semakin memantapkan dirinya untuk berguru dengan orang hebat itu. Sesampainya di luar restoran, terlihat Sunan aksara melemparkan sesuatu ke dalam tong sampah membuat Heri merasa heran dan p

