“Maksud elo?” Tanya Ridwan mengulangi ucapannya sekali lagi, tidak sabar mendengar penjelasan ucapan Andi. “Tanpa elo lakukan ini! Adelia itu sudah menolak perasaan gue demi laki-laki b******n kayak elo ini!” Tegas Andi membuat Ridwan membeku di tempat. Ucapan Andi bagaikan sebuah peringatan besar bagi dirinya, ada semacam cambuk dalam hatinya yang menggetarkan seisi jiwa dan raganya. Tatapannya tajam tapi tidak dengan hatinya yang perlahan rapuh tak menyangka rupanya Adelia menolak perasaan Andi. Awalnya Ridwan mengira istrinya bekerja sama dengan Andi untuk memperlancar niatnya untuk bercerai darinya, begitu mendengar penjelasan Andi benar-benar membuat Ridwan tak mampu berucap barang sepatah katapun. “Tapi dia tetep minta cerai dari gue!” Gumam Ridwan menatap hujan yang tak kunj

