Chapter 29 (a)

700 Words

Posisinya dan Nabila mengarah menyamping. Marsha berada di sebelah kiri paling ujung, sementara temannya dekat sekali jaraknya dengan jendela itu. Kedua gadis itu saling beradu pandang, entah kenapa. Marsha menepuk bahu Nabila. "Bil, saya mau tanya. Boleh?" "Boleh, kok. kenawhy?" Jawaban Nabila terdengar tidak jelas, ia sedang mengunyah jajanan yang ia bawa. "Kamu lihat bayangan barusan?" Nabila mendadak berhenti mengunyah, menelan makanannya bulat-bulat karena tersedak. "Ishh, bayangan apa, sih? Jangan bikin takutlah, Mar. Gue kesedak pula." Nabila memukul Marsha yang mengernyitkan dahi, berpikir. "Jadi kamu gak lihat, ya?" Gadis dengan jabatan ketua kelas yang kebingungan pada perubahan sikap Marsha yang aneh lagi. "Lo ngapa, Mar? Ada orang kesurupankah?" Marsha yang panik spontan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD