EPS. 18

1658 Words

Elang sudah pergi bekerja satu jam yang lalu setelah kejadian ia bertanya soal kunci yang ada di dalam lemarinya. Jujur, Dara berbohong atas kunci itu. Ia yang mengambil kunci itu. Dengan segala cara Dara meyakinkan bahwasanya Elang lupa meletakkan kunci tersebut. Seperti sekarang, bersisa Dara yang kini sedang duduk di pinggir kasur. Pikiran dan hatinya bimbang, rasanya ingin sekali ia masuk ke dalam kamar itu tetapi di sisi yang lain ia takut kalau Elang akan marah. "Ini harus aku lakukan, biar nggak pusing kepala aku mikirin itu." Akhirnya Dara bangkit dari kasur dan mulai melangkahkan kakinya menuruni anak tangga. Langkahnya semakin memelan saat sudah dekat dengan pintu kamar misterius itu. "Nggak usahlah, nanti Bang Elang marah pula." Dara membalikkan tubuhnya hendak kembali ke ka

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD