The First Planning

826 Words

"Aku akan sebarkan datanya untuk kalian pelajari. Dan mungkin ini jadi kesempatan untuk para Junior naik pangkat. Aku tidak bisa hanya menyerahkan tugas pada senior. Kita butuh banyak personil untuk segera memecahkan kasus ini." Semua tingkat 1 memekik bahagia mendengar kabar tersebut. Mereka berambisi ingin memecahkan kasus tersebut. Hanya Lona dan teman-temannya yang nampak diam. Bahkan David yang tak melepaskan pandangannya pada Lona. "Aku tak menyangka kau begitu cerdas. Bagaimana bisa kau meramalnya? "Tanya Chole antusias setelah keluar dari ruang pertemuan. "Aku juga tak menyangka akan secepat ini." Ucap Lona memandang selembar foto korban. "Luna, kau saja yang jadi pemimpin kami. Apa kau keberatan? "Tanya David membuat semua menatapnya. "Tidak Dav, fikirkan lagi. Kau yang lebih

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD