Lovely Brother

1003 Words

Bugh! Guru tersebut memekik terkejut melihat Lona berhasil memukul pria tersebut. "Dengar! Jangan harap aku membiarkanmu begitu saja. Apa kau fikir aku takut? Dewi Athena tidak pernah takut. " Ucapnya tidak gentar sama sekali. Ranzio menatapnya tak percaya sekaligus takjub dengan keberanian Lona. Kalaupun ia tidak berpenampilan culun, mungkin ia yang akan menggantikan posisi Lona. "Lona, segera ke ruang guru." Dingin guru tersebut menatap tajam Lona. "Aku ada disini. Selagi ada aku, maka keadilan akan tetap tegak." Ucapnya datar menatap pria yang terduduk mengerang kesakitan. Zio menanti Lona untuk datang. Gadis itu belum keluar setelah istirahat berakhir. Senyum Zio tersungging melihat gadis yang ditunggunya masuk dengan santai ke kelasnya. "Kau baik-baik saja? "Tanya Zio membuat Lo

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD