CIA&FBI

959 Words

Lona menoleh kearah sampingnya, merasakan ada sosok lain yang menempati bangku sebelahnya. "Kau butuh sesuatu? " "Kelihatannya kamu pintar ya? Aku boleh minta diajarin?" Tanya pria yang sejak tadi duduk disebelahnya. Bukan menjawab, Lona nampak menahan tawanya. Merasa pelecehan, pria tersebut menunjukkan ekspresi kesalnya. "Aku tidak yakin kau rajin membaca. Cukup membaca, kau akan bisa. FAKE NERD BOY." Bisik Lona sebelum meninggalkan pria tersebut dan menekan kata terakhirnya bagai senapan yang tepat sasaran. Pria itu langsung menoleh menatapnya menjauh. Entah kenapa Lona suka sekali melihat lawan bicaranya terkejut. Berarti ilmu psikologinya tidak sia-sia. Cukup melelahkan ia menghabiskan buku bacaan tentang psikologi. "Dari mana kamu tahu?" Cegah pria tersebut membuat Lona menaikka

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD