"Dari mana aja kamu jam segini baru pulang?" Pertanyaan dari Mas Mustafa langsung menyambutku yang baru masuk rumah. Aku hanya meliriknya sekilas, lalu mengunci pintu dan berjalan menuju kamar dengan melewatinya begitu saja. "Mila, aku lagi ngomong sama kamu." Dia mengekori, tapi aku tak acuh. Kuletakkan tas di sofa yang ada di sudut kamar, mengambil baju dari lemari dan bergegas ke kamar mandi. Akan tetapi, belum sempat pintu kubuka, lengan ini sudah dicekalnya. "Kamu denger aku ngomong enggak?" Dia menatapku dingin. "Denger." "Terus, kenapa nyelonong gitu aja ditanya?" "Bisa tolong lepasin dulu? Enggak lihat orang mau mandi?" Aku balas menatapnya dingin juga. Dia mengernyitkan dahi, lalu melepas cekalannya dan membiarkanku masuk. Lama aku membiarkan seluruh tubuh di guyur air han

