27

1168 Words

"Kalau kamu jatuh cinta sama Kakak, Kakak akan ngelakuin apapun untuk bisa ngebahagiain dan milikin kamu" dan ketawa aku pecah gitu aja, aslian becandaan Kak Lian gak lucu banget. "Kalau Kakak ngelawak cuma untuk ngebuat Nawa ketawa Kakak sukses besar" ucapku sembari bertepuk tangan kearah Kak Lian. "Kakak serius Wa" ulang Kak Lian dan mulai menatapku lekat. "Liat Kakak, liat mata Kakak, apa Kakak keliatan becanda?" dan kali ini Kak Lian keliatan beneran serius dengan ucapannya. "Tapi Nawa udah nikah Kak, Nawa istri orang, lagian kalaupun Nawa cerai, Kakak tetep gak akan bisa milikin Nawa, Kakak itu Kakaknya Nawa dan selamanya akan kaya gitu" Sadar dengan pembicaraan Kak Lian yang cukup serius, akupun mulai menjawab serius pertanyaan Kak Lian tapi aku sama Kak Lian itu beneran gak mungk

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD