Kedua mata indah Ingga seketika langsung membulat saat dirinya mendapati Hamish yang tiba-tiba berlutut tepat di hadapannya. “Ingga, I’m sorry .. I’m really, really sorry ..,” ucap lelaki tampan asal Yunani itu dengan tatapan nanarnya. Ingga langsung terkejut. “God, Hamish, bangun! Jangan seperti ini!” ucapnya seraya memegang kedua pundak lebar Hamish. Hamish menggeleng seraya menatap Ingga serius, “No, aku tidak akan bangun sampai kamu mau memaafkan aku, Ingga.” Hamish lanjut bicara seraya menatapi jalanan beraspal di hadapannya dengan raut wajah penuh kesedihan setelahnya, “Aku benar-benar terbawa emosi saat itu, Ingga. Dan lagi, aku sudah terlalu capek dan lelah.” Pipi mulus Ingga seketika merona merah karena malu begitu dirinya mendapati beberapa orang yang kebetulan lewat di depan

