"Al, bisa tolong bantu antar ini ke meja nomer lima belas?" tanya seorang karyawan perempuan, "aku gak kuat sakit perut nih." "Oke, gak masalah. Mumpung Pak Revan juga belum ke sini," jawab Alma, ia pun langsung membawa nampan berisi pesanan pengunjung di meja yang dimaksud. Setelah selesai menyajikan makanan dan pamit ia pun berniat untuk kembali tetapi tiba-tiba saja seseorang menghadang langkahnya. "Dani? Apa-apaan sih kamu?" kesal Alma karena pria itu hampir sama menabraknya yang sedang membawa gelas kosong. "Kita harus bicara," ujar Dani. Alma menghela napas lelah, tak mengerti dengan jalan pikiran mantan calon suaminya itu. "Bicara apa lagi? Kamu sudah menikah. Sudah jadi suami orang. Gak seharusnya kamu ada di sini." "Tapi aku gak cinta sama dia. Aku nikah karena dipaksa sama

