Sesampainya di rumah, Leya langsung disambut dengan makanan yang sudah disiapkan oleh asisten rumah tangganya. Rumah itu sangat memanjakannya bak putri raja. Beberapa kali ia ingin ikut andil dalam membersihkan rumah ataupun memasak, namun asistennya tidak berani membantah perintah dari Vian. Usai makan, Leya masuk ke dalam kamar dan mendapati grup chatnya sudah ramai; mereka membicarakan seorang anak lelaki yang sebelumnya sempat terjatuh di depan Cilla. Gadis yang belum ‘mengenal’ lelaki itu akhirnya menjadi bahan ledekan Fidel dan Vidi. ‘Dia terpesona tuh sama kecantikan Cilla, makanya sampe jatoh begitu,’ ledek Vidi. ‘Haha! Sepemikiran!’ balas Fidel dilengkapi dengan stiker yang menunjukkan betapa serunya meledek Cilla. ‘Udah ih! Jahat banget kalian! Aku cerita malah diledekin,’ uj

