Segara hari ini sudah dimarahi Denver berkali-kali karena dia gagal fokus, pekerjaannya terabaikan karena dia terlalu girang atas ajakan makan malam yang dijanjikan oleh Sisil. Denver bahkan angkat tangan menghadapi Segara yang seperti bocah kasmaran, akhirnya Denver meminta Segara untuk pulang lebih awal karena dia semakin pusing melihat tingkah Segara yang bingung akan memakai baju apa. “Mas udah pusing ngadepin dia?” tanya Shevaya ketika Segara pulang. Denver mengangguk dia memijat keningnya yang berdenyut nyeri, dia memang kurang begitu sehat karena itulah dia meminta Shevaya untuk menemaninya. Tubuhnya kurang sehat dan harus menghadapi manusia jatuh cinta seperti Segara, kepalanya semakin berdenyut dan dia makin kesal melihatnya. “Pulang aja yuk? Panggil supir aja.” Shevaya memijat

