Sheza sedang menikmati suasana bulan madu yang menenangkan, makanan yang disajikan sangat nikmat dan sesuai dengan seleranya, Abian menuruti semua yang Sheza inginkan bahkan sejak awal liburan mereka tidak ada yang gagal. “Luar biasa kamu, aku nggak nyangka kamu bisa ngatur semuanya dalam waktu singkat Mas.” Sheza mengancungkan dua jempol untuk suaminya. Abian tersenyum andaikan istrinya tahu dia mungkin tidak akan percaya bahwa dia menyiapkan hal ini sejak pertama kali istrinya menerima lamaran dan menentukan tanggal. Abian memang unik, dia orang yang terstruktur karena itulah semua yang kini dia siapkan tidak ada yang gagal, Abian mengantisipasi semuanya dia menyesuaikan dengan keinginan Sheza walaupun ada beberapa hal yang dia batalkan karena Sheza tidak menyukainya. Abian hanya ingi

