24. Alasan Sebenarnya

1215 Words

“Ayo, cepet bilang. Kenapa sebenernya? Sedarurat apa pun keadaan rumah sakit, kita masih bisa handle tanpa kamu, Ar. Jangan jadiin kami alasan kalau nyatanya kamu punya alasan lain atas tindakan kamu ini. Kami nggak mau ikut merasa bersalah sama suami kamu karena seolah narik kamu dalam situasi ini.” Desak Dira, setelah rekan dan para juniornya meninggalkan ruangan itu untuk kembali bertugas mendampingi yang lain. Kini yang tersisa di sana hanya Dira, Aroha dan Nadya yang ikut mendengarkan. “Alasan apa, yang aku bilang tadi bener kok. Memang aku refleks minta Mas Alvar anter aku ke rumah sakit setelah baca chat di grup, makanya—” “Makanya kamu ada di sini dan nggak mikirin gimana perasaan suami kamu sedikit pun?” Aroha menghindari tatapan Dira yang terus menyorot padanya, seolah menunt

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD