Sehari, dua hari, tiga hari Aroha menunggu. Lima bahkan sudah lebih dari seminggu namun pria yang dinantinya tidak juga kembali. Kali ini Alvar memecahkan rekornya sendiri yang sebelumnya hanya lima hari tanpa pulang kini menjadi seminggu lebih. Sebenarnya Aroha sempat mendengar bahwa pria itu pulang beberapa hari lalu, hanya untuk mengambil pakaian ganti di kamar asramanya kemudian kembali ke pos perbatasan. Aroha sungguh tidak menyangka, Alvar menghindarinya sampai seperti ini. Alvar memang pria berwajah datar, minim ekspresi dan sulit ditebak apa yang ada di kepalanya jika hanya berusaha melihatnya dari sana. Tapi jika mencoba melihat sikap pria itu secara keseluruhan, pria satu itu jelas menjadi seperti buku yang terbuka dan mudah di baca. Meski untuk menafsirkan arti yang sesungguh

