KEKECEWAAN

1115 Words

Aku dan Sabrang langsung menoleh ke arah sumber suara yang berada tepat dari arah pintu masuk. Angga sudah berdiri disana dengan wajah memerah dan tangan mengepal seolah Harimau yang siap untuk menerkamku, mungkin lebih tepatnya Sabrang. "Jadi ini yang kamu maksud kamu ingin sendiri ?" Tanya Angga dengan nada tinggi. "Ini gak seperti yang kamu bayangkan, Sabrang hanya .... " "Hanya berduaan denganmu dan melihat kamu merebahkan diri di sofa untuk dilihat dia ?" Tunjuk Angga pada wajah Sabrang. "Mas tunggu dulu, ini tadi .... " BUG ! Angga memukul wajah Sabrang hingga terjatuh mengenai meja yang ada makanannya. "Angga sudah cukup !" "Kamu meminta ijinku untuk menenangkan diri, memintaku untuk tidak datang menemuimu, membalas chatku saja seperlunya,tidak pernah mengangkat telepo

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD