"Tak ada cara lain, Jo. Itu satu-satunya cara." "Kau gila? aku takkan membiarkanmu melakukan itu," "Lalu kita punya cara apalagi!" Jinyoung meninggikan suaranya. Dari kecil hingga dewasa, baru kali ini Jinyoung bicara dengan nada tinggi kepada Joana. "Nana ...." "Kita tak punya cara lain Jo. Kau tahu, aku menyayangi Tae Ho seperti anakku sendiri. Takkan kubiarkan sesuatu terjadi padanya, hanya karena masalah kalian," Jinyoung langsung pergi meninggalkan Joana. "Nana! t-tunggu dulu!," Jinyoung tak menggubris. Dengan cepat dia menghilang dari pandangan Joana. Joana terduduk di kursi, lalu meneteskan air matanya, "T-Tidak ... argh! sialann. Kenapa jadi begini?" *** Dua jam kemudian, Wooseok tiba di rumah sakit. Jelas sekali wajahnya terlihat kaget, "Joana ...." Wooseok menatap Joana ta

