Chapter 38

1310 Words

Rain menatap ponselnya bengong. Ia baru saja mendapat panggilan dari Daren yang memintanya bersiap-siap untuk menemani Daren belanja kebutuhan cafe di pasar. Cukup lama Rain terdiam sampai ia sadar dengan kebodohannya yang sudah membuang buang waktu. Rain berlari menuju kamar mandi. Ia belum mandi saat Daren menghubunginya tadi dan jika mandi sekarang, tentu saja tak sempat. Ia hanya mencuci muka, menggosok giginya dan menyenprot parfum semaksimal mungkim pada tubuh dan pakaiannya. Setelah selesai, Rain kembali menuju cermin. Ia memoles sedikit wajahnya dengan bedak dan bibirnya dengan liptin. "Selesai.." ucapnya. Ia lalu meraih tas dan ponselnya lalu turun ke bawah. "Ma!" teriak Rain saat kondisi di bawah masih sepi.."Mama..!" ulang Rain. Wanita cantik itu keluar dari dalam kamar d

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD