surat kaleng

1218 Words
Pov fahmi. Sepulang sekolah seperti biasa aku langsung masuk masjid pondok, untuk mengikuti pengajian, waktu dzuhur mempunyai jadwal pelajaran sampai lima kitab tapi aku tidak bisa mengikuti semua kalau beruntung bisa ikut dua sampai tiga kitab yah kalau enggak bisa ngikut satu juga sudah alhamdulillah. Ketika masuk baru mulai kitab durrotun nasihihin, masih ada dua kitab lgi setelahnya. Kitab durroh ini adalah karya ulama yang bernama syekh alkhaubawi, seperti biasa Suatu karya yang lahir dalam hasil karya manusia, dalam bidang apapun itu pastinya tidak akan pernah terlepas dari respon orang lain sebagai pembaca dari hasil karya tersebut. Tak terlepas pula al-Khaubawy beserta karyanya yakni Kitab Durrotun Nashihin. Kitab ini disinyalir oleh banyak orang bahwa di dalamnya terdapat banyak hadits-hadits yang daif dan juga hikayat-hikayat yang tak mempunyai keterangan yang jelas. bahkan ada yang membuat buku khusus yang menampilkan hadis-hadis daif yang ada di dalam kitab ini. Sebenarnya hadis doif itu cuma lemah di perowinya, dan semua hadis baik doif atau shahih tidak ada indikasi menujukan kemungkaran semuanya nasihat. Dengan catatan hadisnya ada dikitab. Dan seperti yang telah disinggung pada awal tulisan, bahwa kitab ini juga terkenal memiliki banyak cerita-cerita yang juga ikut dicantumkan oleh sang pengarang yaitu al-Khaubawy. Berikut ini akan dipaparkan cerita yang banyak dikritik oleh beberapa pembaca dari kitab ini. Pertama, pada halaman ke-8 diceritakan bahwa ada seseorang yang bernama Muhammad yang tidak pernah shalat sama sekali. Lalu pada bulan Ramadlan ia mengagungkan bulan itu dan mengqadla’ seluruh shalat yang telah ia tinggalkan. Dan inti dari kisah ini mengesankan, seakan-akan semua orang tak mengapa tidak menunaikan shalat, asal diqadla’ pada bulan Ramadlan. Dan pastinya meninggalkan jejak kesan bahwa kewajiban shalat seakan tidak berharga. Kemudian, nama Muhammad yang tercantum di sanapun tak jelas adanya. Kedua, dalam halaman ke-21 pada bab menciptakan ketentraman jiwa dengan cara musyahadah qudratillah terdapat satu cerita mengenai hikayat hidup seoarang pemuda yang tidak diketahui namanya yang memancing ikan. Kemudian hasil tangkapannya dirampas oleh orang lain dan ia berdoa kepada Allah agar Allah mengirimkan makhlukNya yang lain untuk embalas perbuatan si pencuri tersebut. Ketiga, masih pada bab yang sama diceritakan bahwa ada seorang wanita yang baik hati untuk berbagi makanannya kepada seorang pengemis ketika mengalami musim paceklik di daerahnya. Dan ketika anaknya di hutan dibawa oleh serigala, maka Allah mengutus malaikat untuk memerintahkan pada serigala untuk memuntahkan kembali anak tersebut. Ketiga cerita ini adalah salah satu contoh hikayat yang terkandung dalam kitab ini. Walau pada kenyataannya al-Khaubawy seringkali tidak menjelaskan siapa pelaku dalam cerita yang ia tampilkan pada kitabnya, namun pada beberapa cerita terdapat beberapa pengecualian. Terlepas dari itu Ambil sisi positifnya buang sisi negatifnya, ulama juga manusia jadi tidak bisa kita pungkiri pasti ada sisi salah dan hilapnya. Selasai mengaji aku dan dalari kembali kepondok, seperti biasa kita menghapal kitab yamg barusan kita pelajari sekalian minta lugot kitab yang ketingalan. Dalari meski santri baru dia sangat rajin selain bekerja dia tidak lupa dengan kewajibanya sebagai santri, jadi tak heran walau baru beberapa bulan dia sudah mengerti cara melugot kitab, aku tak ragu meminta bantuanya untuk membacakan arti kitabnya lalu aku pindahkan kekitabku dengan melugotnya. "Fatimah sudah membalas suratnya bang" ucap dalari membuka pembicaraan sambil merapihkan kitab diraknya. "Serius coba mana lihat" tanyaku dengan mata berbinar. "Tapi dia balasnya dengan dua surat bang satu buat aku dan satu buat abang" jelas dalari sambil menujukan dua lipatan keretas. Mataku yang awalnya berbinar seketika redup seolah tau apa isi dalam surat itu. "Lah kok bisa dua begitu, emang kamu juga menulis surat untuknya" tanyaku menatap heran kearahnya. "Enggak lah bang buat apa kurang kerjaan amat" jawabnya dengan enteng menujukan ketidak tertarikannya. "Emang kamu gak suka sama fatimah" selidiku bertanya. "Suka dalam hal apa, tapi walau masih kecil aku tau dia cantik banget bang makanya sebenarnya aku seneng bisa berteman sama dia, cuma sebatas itu saja" jawabnya menjelaskan "Ya sudah coba mana suratnya aku lihat" pintaku sama dalari. Dia dengan sigap memberikan keduanya. Disurat memang bener tertulis dengan nama berbeda. Penasaran aku membuka surat bertuliskan namaku dengan hati bergemuruh dan perasan tidak enak. "Kok bacanya kaya ketakutan begitu bang" tanya dalari yang melihar raut mukaku. Aku hanya menelan ari liurku, kaget membaca surat yang ditulis fatimah. ****** Kak fahmi aku gak cinta sama kakak, aku sudah punya yang lain, mungkin kakak juga sudah tau. Oya Kak fahmi inget aku temen kak lisna loh, nanti aku aduin sama dia. Viss ******* Cuma itu isi dari suratnya, Walau aku cuma iseng tapi ketika ditolak prempuan rasanya sakit juga, dan yang membuatku takut, fatimah mengadu sama lisna. "Boleh aku lihat bang, kaya dapat berita apa aja, sampai ketakutan begitu" pinta dalari. Aku memberikan surat itu kepadanya dia dengan teliti membacanya. "Wah parah nih bukannya dapat madu malah dapat mengkudu" ujar dalari sambil melipat lagi suratnya. Aku paham maksudnya mengejar yang tak pasti dan meningalkan yang sudah jelas. Itu hal b0doh yang kurasa. "Kok malah nakutin gitu" tanyaku sambil menatap kearahnya. "Hehehe gak lah bang aku tau fatimah orangnya baik gak mungkin dia sejahat itu" ujar dalari menenangkanku. "Semoga saja begitu jadi nyesel aku main api" sesalku yang terbawa napsu. "Padahal kemarin sudah diingatkan yah bang" jelas dalari sambil senyum getir. "Terus bagai mana yah kalau fatimah sampai ngadu" tanyaku meminta pendapatnya. "Ya sudah besok pastikan dia tidak mengadu temui dia minta maaf dan minta jangan sampai mengadu" saranya dengan enteng. "Malu lah kalau begitu, terus alasanya apa aku mengirim surat sama dia, masa cuma maen maen nanti dia tambah marah" ujarku memberi kemungkinan lain. "Gampang sih bang, bilang aja itu surat kaleng, bukan dari abng" jawabnya enteng. "Yah terus" ujarku penasaran. "Bilang saja dari aku, abang difitnah gitu, supaya dia semakin percaya besok kita temui disekolah kita berekting seolah olah abng orang terdholimi gitu" saran dalari cemerlang. "Emang kamu engga apa apa" tanyaku terharu atas pembelaanya. "Gak apa apa lah, nanti abang marah marah juga gak apa apa" ujarnya sambil senyum. "Terimakasih dal, oh iya kira kira dia ngirim surat apa kekamu" tanyaku mengingatkan ada satu surat yang belum dibaca. "Kurang tau bang tadi aku gak sempet membukanya, keburu pergi mencari kayu bakar" ujarnya yang sama penasaranya denganku. "Ya sudah aku buka yah" ujarku sambil membuka lipatan kertas bertulis dear dalari itu. Kita sama sama membacanya. ******* Dear daleri Aku tak tahu sampai kapan rasa ini terus tumbuh di dalam dada rasa yang begitu bergemuruh rasa yang begitu indah yang membuatku selalu tersenyum sendiri memeluk sepi setiap malam Bayangmu, selalu hadir saat hari beranjak gelap Bersama dengan rindu yang datang menyergap bagai hawa dingin kala subuh Kepadamu dambaan hati cinta ini adalah cinta yang sepi cinta yang bisu yang tak sanggup kusampaikan kepadamu Entah sampai kapan -- naila fatimah ***** Ternyata suratnya sebuah puisi buat dalari. Tapi aku lihat dia tidak menunjukan ekpresi apapun, apa dia bener bener engak suka atau gimana gimana gitu. "Eh kok kamu gak seneng" tanyaku heran. "Emang harus seneng kenapa" dia balik bertanya. "Kan dia ngirim surat buat kamu ini dia ungkapkan perasaanya lewat puisi" jelasku dengan gemas. "Oh kirain tadi apa aku gak ngerti bang" ujarnya dengan wajah datar. "Aneh kamu bukanya seneng malah begitu, mending kita masak saja yuk" ajak mengalihkan pembicaraan. "Aku sudah makan tadi kan ngambil kayu bakar jadi dapat makan dirumah abah, tapi aku laper lagi bang gak apa apa kan kalau makan lagi" rengeknya. "Tereserah mu" ujarku sambil senyum. Dalari bangkit lalu pergi ketungku untuk mengabil kastrol buat memasak.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD