kebaikannya

1205 Words

Pov dalari "Tahu nih, Bu. Nasrul jadi melow begini, apa jangan-jangan emang kebiasaannya seperti ini" jawabku sambil mengulum senyum. "Uuuuh banget, ibu mau kekamar mandi saja, dia teriak-teriak, mangilin," jawabnya, memperlihatkan muka serius, membuat wajah Nasrul tersipu malu. Kami bertiga tidak kuat menahan tawa, ketika melihat perubahan wajah Nasrul, yang memerah. Namun buru-buru tawa itu ditutup dengan tangan, supaya suara tawa tidak terdengar. "Ketawanya jangan keras-keras, nanti, Ibu suster marah lagi" ujarku sambil memicingkan mata ke arah Heru dan Nawir. sehingga membuat mata mereka membulat karena aku juga ikut tertawa. "Kayaknya kalian, asik banget," tanya ibu Nasrul, sambil duduk di kursi yang berada di samping ranjang. "Iya, Bu. kalau kita ngobrol, dari awal sampai

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD