dramatisir di puskesmas

1144 Words

Pov dalari. Sesampainya di teras, yang berada disamping Puskesmas. Heru dengan cepat membuka timbel nasi, pemberian ibu Nasrul, yang bentuknya sebesar betis orang dewasa. "Nasinya jangan diacak!, nanti nggak habis." ujar Nawir sambil membuka plastik lauk makanya. "Iya, siap pak." jawab Heru sambil memotong timbel itu menjadi dua bagian. Setelah timbel itu terbagi. Nawir menuangkan telur dadar di atasnya. Tanpa pikir panjang, Kami. bertiga mulai menikmati makanan, yang terasa sangat nikmat, apalagi sehabis melakukan perjalanan jauh, seperti tadi pagi. Bagian pertama dari potongan timbel, sudah habis. karena masih terasa belum nendang keperut. Kami bertiga mulai menyantap bagian sisanya. dan dengan rakusnya bagian sisanya pun habis juga, sehingga timbel yang ukurannya segede betis

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD