mimpi buruk

1049 Words
Pov dalari Sebulan sudah aku tinggal di pondok pesantren nurul hasanah, aku mulai terbiasa menjalani peran ku sebagai santri baru, punya banyak sahabat yang saling melengkapi, meski kami sering berbeda pendapat, tapi kami tetap rukun menjaga keharmonisan, karena setiap kepala manusia itu berbada, pasti berbeda pula isi kepalanya. Malam minggu adalah malam dimana tidak ada kegiatan pelajaran, sebagian besar para santri pulang mengunjungi orang tuanya, sambil mengambil bekal memanfaatkan waktu libur. Hanya terisa beberapa santri yang jarak rumahnya sangat jauh, jadi tidak memungkinkan untuk pulang, karena liburnya cuma sehari pasti akan memakan waktu yang sangat banyak. Seusai sholat isya kami kumpul di balkon atas untuk menghilakan kesepian, "Tumben gak ngapel mi" tanya kang agus sambil menatap bang fahmi "Ih apaan sih, gak boleh ngapel ngapel DOSA tau" jawab bang fahmi sambil membulatkan bibirnya ketika bilang kata dosa "Hahaha nanti ughtinya marah loh" ledek kang agus "Gak da lah yang gitu gituan, kang agus tuh biasanya malam minggu ijinya tidur duluan, pas di cek ke kemar gk ada siapa siapa, cuma ada jendala yang terbuka hahaha" sambil di barengin gelak tawa ledek teman teman. "Fitnah itu" ketus kang agus di akhiri senyum tipis tanda mengakui "Emang gk takut tuh kang, malam malam lewat kebun bambu yang gelap gitu, lagian ada ada aja punya pacar di kebun bambu, itu pacar apa nyamuk" sahut kang agung "Demi dia, Jangakan hanya pohon bambu, lautan api pun akan ku seberangi" jawab kang agung sambil membusungkan dada "Demi dia, apa demi perbaikan gizi nih" sahut bang fahmi Karena udah jadi rahasia umum, santri pacaran bukan mencintai wanitanya tapi lebih mencintai masakan ibunya, itung itung perbaikan gizi secara kami belum dewasa mana ngerti cinta cintaan. "Sebenarnya aku trauma, malam minggu kemarin maen kerumahnya, bisanya sehabis di kasih makan, aku buru buru ijin mau pulang, karena tujuannya udah tercapai, cuma malam minggu itu berhubung ada timnas di tv, aku diajak bapaknya untuk menimaninya nonton, sebebernya malas banget deh nemenin nonton bola, bapaknya itu sok tau banget tentang bola. sebagai tanda terima kasih untuk makan yang udah masuk perut aku pun mengiayakannya, gara gara nonton bola pulang yang biasanya jam 20.00, ini jam 22.00 aku baru pulang, pas ngelawati kebun bambu tiba tiba satu rumpun bambu bergerak kaya tertiup angin kencang anehnya rumpu rumpun yang lain gak bergerak sama sekali" ujar bang agus Sektika waktu pun jadi hening, ikut menyimak cerita kang agus "Terus" tanya kang agung penasaran "Gak ada terusanya" jawab kang agus "Lah udah serius nyimak tapi di potong" sahut kang adnan "Tapi kenapa ensel pintu kamar kang agus rusak?" Tanya bang fahmi curiga "Gak tau" jawab kang agus sambil senyum, kaya menyembunyikan sesuatu. "Berarti hantu itu ada ya kang" tanya ku penasaran "Ada, pasti ada bahkan kita wajib percaya hal hal yang ghoib, karena Allah menciptakan mahluk bukan hanya manusia" jelas kang agus "Tapi kebanyakan kalau hantu hantuan itu, halusinasi karena setiap negara bahkan daerah hantunya berbeda beda" sahut kang agung "Iya kalau di kita pocong, di luar negri kan vampire" timpal bang fahmi "Katanya hantu itu adalah jin yang iseng yang nunjukin wujudnya" sahut kang adnan "Jin itu mahluk yang unik dia bisa mengubah wujudnya sesuai yang mereka inginkan" kata kang agus "Kehidupan jin pun sama seperti kita ada yang baik ada yang jahat, cuma yang baiknya jin sama seperti manusia yang jahat" kata bang fahmi "Jin itu dari mana asalnya" tanyaku "Menurut kitab yang di baca Iblis itu adalah bapak nya jin, tapi keterangan lain jin itu mahluk yang di ciptakan dengan sendirinya seperti manusia yang berawal dari nabi adam Alahi salam " jawab kang agus Kami pun menyimak penjelasan kang agus. "Apakah di luar angkasa ada kehidupan, secara ada miliyaran planet dan matahari disana" tanya kang agus "Bisa aja ada, cuma manusinya aja yang belum mengetahui secara jangankan menjamgkau planet lain, laut di bumi aja baru 10 presen yang terekspos" sahut bang fahmi "Ya mungkin ini yang jadi alasan mengapa alien itu tidak pernah mendatangi bumi, karna ya kita tidak menarik buat mereka pelajari" sahut bang adnan 20 menit kemudian "Kata para alumni, pohon sirsak yang belakang toilet tuh yang serem, disitu ada cewek baju putih tanpa kepala" kata kang agung "Katanya kalau gak percaya, di deket tolilet angker, coba aja malam jum'at bangun jam 02.00 pasti kedenger kaya orang lagi nyuci piring di situ" kata kang agus "Pernah sih denger itu bekas kuburan masal pas zaman penjajahan," 20 menit kemudian "Sebernya yahudi itu sangat unik mereka agama sekaligus saudara makanya kalau bukan keterunya tidak boleh menjadi yahudi" "Dulu pas awal awal terbentuk negara israel ada yahudi dari afrika mereka tidak di terima karna mereka tidak mengakui yahudi itu hitam" "Hebatnya negera kita tidak membagun hubungan diplomatik sama israel" Obrolan kita pun mulai ngelantur tanpa arah tepat pukul 23.00 mata kami pun mulai layu bagia bunga yang tak pernah disiram Kami pun memutaskan obralan lalu bangkit menuju kamar masing masing Jam 01 : 30 aku terbangun dari tidur karena tidak kuat menahan kantong kemih yang rasanya mau pecah, buru buru menuju kamar mandi Pas keluar kamar mandi aku melihat sosok bayangan putih berdiri dekat pohon sirsak yang tak jauh dari kamar mandi Degg Jantung ku bedegup kencang, kaki pun terasa mengabang menjauh dari bumi, keringat dingin pun mulai bercucuran, mau melangkah menjauh kaki ku pun menjadi berat. Lama berdiri banyangan putih mendakat menghampiri ku tanpa ada hentakan langkah, dia melaju seperti orang yang menaiki skateboard. Makin lama makin mendekat makin jelas pula mukanya yang kulitnya yang kerepos sehinga tulang pipinya keliatan, matanya terkubur dalam sekali menatap tajam kepaduku Tiba tiba dia senyum memperlihatkan gigi yang udah tidak sempurna sambil menguluarkan tawa meleking, memenuhi ruang telingaku. Sampai tiba tiba kepalanya copot jatuh ke bawah tanah, terlihat tubuhnya yang masih berdiri dari ujung lehernya mengelurkan cairan merah menyembur seperti keran jet pum "Aaaaaarrrrrrrgggghhhhhh" teriaku kencang sekali "Bangun bangun dal bangun " sambil mengoyangkan badan ku Aku membuka mata lalu menoleh ke arah suara yang membangunkan ku "Kenapa kamu mimpi serem ya" tanya bang fahmi "Iya" jawabku sambil mengaguk "Makanya kalau tidur itu baca do'a dulu, terus jangan melamun yang aneh aneh jadi kebawa mimpi, ywd wudhu dulu sana biar gak di ganggu mimpi seram lagi" pinta bang pahmi "Takut bang" rengek ku "Ya udah ayo bareng sekalian aku mau sholat malam" ajak bang fahmi sambil pergi meningalkan ku "Tunggu bang" aku pun berlari mengikutinya.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD