Dua hari kemudian. Drt.. drt.. "Hallo." Shivani menerima panggilan setelah mendengar hpnya bergetar namun setelah di lihat, nomor yang tertera adalah nomor asing yang tidak masuk kontaknya. Meski sibuk, namun karena penasaran, dia menerima panggilan itu juga. "Maaf, apakah saya bicara dengan Shivani?" Adalah suara seorang wanita yang menghubungi Shivani secara pribadi. "Iya." Shivani mengangguk meski dia tau orang di ujung panggilan tidak akan melihat anggukannya. "Ada yang bisa saya bantu?" Shivani tidak tau siapa dan ada motif apa sampai wanita di balik panggilan menghubunginya. Apakah ini tentang pekerjaan atau ini tentang.. Teringat sesuatu, wajah Shivani berbinar. Astaga! Mungkinkah?? Shivani menjadi sangat antusias untuk mendengar kalimat yang akan wanita itu jawab. Dia han

