Chapter 19

1102 Words

Prilly menggerutu kesal sambil terus menempelkan ponselnya ke daun telinganya berharap seseorang di seberang telefonnya menjawab panggilannya. Namun lagi-lagi tak ada jawaban membuat Prilly mendengus kesal. Diliriknya ke sekitarnya yang sudah mulai sunyi. Prilly merasa menyesal sudah menyetujui untuk pergi kesekolah bersama Danu yang membuatnya harus bergantung untuk pulang dengan Danu pula. Tiba-tiba Prilly mendapat pesan dari Danu yang membuatnya berdecak sebal. Ternyata Danu sedang ada disekolah lamanya karna ada sesuatu yang harus ia urus. Prilly mulai memutar otak untuk mencari cara bagaimana ia harus pulang disaat sekolah sudah sunyi seperti ini.     Dengan malas Prilly berjalan menuju gerbang, sepertinya ia harus rela menaiki angkutan umum hari ini. Namun saat kaki Prilly hendak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD