*** Kai menghembuskan asap rokok-nya yang bercampur dengan udara dingin. Daritadi sesuatu terus mengganggu pikirannya. Dia nyaris menyerang Gadis itu lagi. Apabila tadi sedikit saja Clara melakukan kesalahan, dia pasti sudah habis ditangan Kai. Ah tidak, itu berlebihan, Kai hanya akan membuat Gadis itu sekarat. Dia tidak akan membiarkannya mati begitu saja ngomong-ngomong. Clara sudah semenderita itu, Kai bahkan tidak ingin membayangkan bagaimana perasaan Gadis itu setelah apa yang terjadi padanya. Setelah apa yang Kai perbuat untuknya. Dia tahu seperti apa perasaan kelewat sakit itu. Dia pernah merasakannya, tidak, dia bahkan masih merasakannya. Sesuatu dalam dirinya terasa mati padahal dia masih hidup. Dan mungkin tidak ada rasa kehilangan yang lebih parah dari itu. Dia berpikir. Ap

