Mirnah hampir diperkosa

832 Words

Seperti biasa, Bu Lilis sudah sibuk di dapur rumah mewah keluarga Samara, menyiapkan sarapan pagi. Aroma bawang tumis menyebar ke seluruh ruangan. Aku yang tak ada kegiatan pagi itu, memberanikan diri untuk membantu. "Bu Lilis, biar aku bantu potong wortel dan bawang putih," ucapku sambil menggulung lengan baju. "Boleh, Mirna. Tolong potong wortel dan tomat, ya. Tuan Joshua suka sekali sop ayam," jawabnya sambil tersenyum hangat. Aku tersentak kecil. "Oh… aku baru tahu Joshua suka sop ayam. Dia jarang makan di rumah,” gumamku sambil menatap sayuran. "Kamu tahu nggak, Tuan Joshua juga paling suka rendang daging," tambah Bu Lilis, matanya berbinar, suaranya tenang. Aku tertawa kecil. Entah kenapa, percakapan ringan dengan Bu Lilis ini membuat hatiku sedikit lebih ringan. Di rumah ini,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD