Empat Puluh

1128 Words

"Tak bisa kau coba untuk setia?" “Kok bisa tahu aku di sini?” tanya Gauri ketika Ganendra sudah duduk di sebelahnya. “Tadi Shaka ngasih tahu kalau kalian di sini, kebetulan saya baru dari dago dan lewat sini, sekalian aja makan siang. Saya bareng yang lain kok,” Ganendra menunjuk rombongan para seragam PNS yang mengangguk sopan ke arahnya. Gauri tersenyum malu-malu. “Yaudah gabung gih sama yang lain,” “Saya di sini aja, mereka ngerti kok.” Shaka berdeham. “Teh, aku mau latihan ke studio, Teteh pulang sendiri enggak apa-apa kan?” Gauri mendengus. “Ih kebiasaan ninggalin!” protes Gauri pada si bungsu. “Hari minggu mau manggung di car free day,” Gauri menghela nafas. “Yaudah deh, Teteh pake gojek aja.” “Nanti saya antar,” ucap Ganendra menenangkan. Gauri mengernyit. “Ini kan masih j

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD