"Lo sadar gak sih kalau lo itu hamil? Mentang-mentang perut lo keliatannya masih kecil jadi lo nganggap enteng gitu?! Lagian kok ada orang hamil kecil kayak lo!" Ivy hanya bisa mengerjapkan matanya berulang kali. Heran pada Kaisar yang baru saja datang dan langsung merebut pot bunga yang ada di tangannya. Ditambah juga langsung mengomelinya panjang lebar. Padahal sepanjang ia mengenal lelaki itu, Kaisar hanya sering menatapnya dengan tatapan tak bersahabat. Kalaupun berbicara, nadanya pasti ketus. Padahal tadi Ivy sedang bercocok tanam. Hal yang mulai ia lakukan untuk mengusir kebosanannya. Lagipula selama empat bulan ini ia hanya bangun, makan, tidur, mandi lalu tidur lagi. Siklus hidupnya selalu monoton seperti itu. Ivy merasa tubuhnya tak lagi lemas seperti satu bulan yang lalu, ja

