"Oke thanks," ujar King pada anak buah yang sudah meletakkan tubuh Rere yang tak berdaya. Kedua orang itu pun langsung keluar setelah menyelesaikan tugas mereka. "Wah iya beneran dia," lirih King yang ia maksudkan hanya untuk dirinya sendiri. "Lo kenal sama Rere kan?" King bergidik terkejut saat mendengar bisikan yang tak terlalu jauh dari telinganya. "Sejak kapan lo di sini?!" Bravino menatap datar pada King. "Yah sejak tadi lah. Kan lo ke sini emang bareng gue," sahutnya sama datarnya dengan ekspresi di wajahnya. King mendengus kesal tapi akhirnya dia menggeleng. "Nggak, gue gak kenal dia. Ketemu juga baru malam ini," elaknya. Bravino tersenyum miring. "Yakin? Bukannya kalian pernah tidur bersama? One night stand?" King berbalik sambil membelalakkan matanya. "Kok lo bisa tahu sih?"

