“Aisha cantiiik bangeeet!” puji Mama Shinta saat anaknya baru saja duduk di dekatnya. Lelaki itu langsung menghela nafas. “Udah istri orang, Ma.” Tuturnya yang membuat Mama Shinta terbahak lalu menarik telinga lelaki itu. Wira mendelik kesal namun saat mendengar batuk-batuk Mamanya, lelaki itu langsung mengambil air putih dan menyodorkan padanya. Sekalipun terkadang Mamanya ini usil dan jahil, ia tak sampai hati ketika melihatnya terbaring sakit seperti ini. “Ck!” desis wanita itu. “Kan udah Mama bilang kalau mereka gagal menikah? Kamu gimana sih?! Gak percaya amat sama orang tua!” Fadlan yang baru saja masuk langsung terkikik. Mama Shinta langsung melempar pertanyaan pada si 'kakak perempuan' yang menjadi objek pem-bicaraan. “Yang satu gak percaya gagal nikah, yang satu udah pasrah di

