Baru saja Syila mengerjapkan mata, mereka sudah berada di tempat yang berbeda. Bukan lagi di hutan pinus seperti yang tadi mereka lalui saat mengejar sosok perempuan yang mirip dengan Mikha. Melainkan, sekarang mereka berada di suatu tempat yang gelap dengan pepohonan tinggi dan besar, dengan akar-akar yang menjuntai bagai rambut yang menutupi wajah. Syila mendekap lengan Arya beserta boneka beruangnya. Karena sekarang Syila merasa sangat ketakutan. Satu hal yang pasti, tempat yang menyeramkan itu bukan berasal dari imajinasi Syila. Arya masih berdiri di tempat yang sama, pemandangan itu sudah terlihat sangat berbeda dari yang sebelumnya. Suasana yang sangat sunyi, gelap, dan berkabut membuat bulu kuduk mereka merinding. Mereka belum menyadari apa yang ada di atas tanah yang mereka injak

