Dua Puluh Dua

1059 Words

Anne memutuskan tidak kuliah hari ini. Niatnya untuk pergi ke kampus pupus saat dirinya ketinggalan bus karena terlalu asik melamun. Bahkan ia tak berniat mengejar bus tersebut meski jaraknya masih dekat. Semenjak keberanian dirinya melawan Darrel, yang membuahkan hasil ia dilepaskan. Kemana pun ia pergi menggunakan angkutan umum. Tidak ada waktu baginya untuk mengambil mobil miliknya di rumah orang tuanya. Membuang nafas kasar, Anne melangkahkan kaki untuk pulang. Bergelung di bawah selimut hingga sore hari. Begitu rencananya. Tangannya terulur membuka pintu, bertatap langsung dengan luasnya ruang tamu. Mata Anne memanas melihat sebuah sofa. Sofa yang pernah menjadi saksi percintaan panasnya bersama kakak iparnya -Darrel-. Kakinya perlahan menuju kearah sofa tersebut. Telapak tanganny

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD