Empat Puluh Satu

2206 Words

Beberapa saat lalu dokter keluar dari ruang ICU, dia mengatakan Anne telah berhasil melewati masa kritis meski tadinya sempat memburuk. Butuh waktu kurang dari tiga puluh menit dokter berusaha keras melaksanakan tugasnya yaitu memberi pengobatan terbaik untuk pasiennya. Tapi tetap jangan lupa Tuhan memiliki kehendak untuk setiap hambanya meski manusia telah berencana banyak. Menunggu bukanlah sesuatu yang menyenangkan. Tiga puluh menit tadinya bagi Darrel seolah dirinya tengah berada di pinggiran jurang neraka, siap untuk di dorong kapan saja hingga membuatnya habis tak tersisa. Tetapi masa itu telah usai, ia mempunyai harapan melihat wanitanya kembali. Sekarang ia tinggal menunggu wanitanya sadar. "Kehilanganmu tidak pernah ku inginkan dan dengan menghilangkan dirimu Tuhan tahu cara men

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD